Senin, 24 Desember 2012

arti polos

sebenernya gue msh blm begitu ngerti arti kata polos yg sebenernya apa ._.
POLOS (adjective)
1. 1 berwarna semacam saja (tidak dihiasi atau diberi berbunga-bunga dsb): piring --; bajunya --; 2 ki sangat sederhana (sikap, tingkah laku, dsb); 3 ki apa adanya; dng sebenarnya: jawabannya -- saja; 4 ki tidak bermaksud jahat; jujur (tt hati, pikiran);
ke·po·los·an n kesederhanaan (tt sikap dan tingkah laku); kejujuran (pikiran, hati, dsb)


*suber lain

Polos adalah orang yang selalu berpikiran positif terhadap segala sesuatu, selalu jujur, penurut, tulus, ikhlas, apa adanya, rendah hati, pokoknya sifat orang-orang bersih, sifat positif. Polos atau bisa disebut lugu adalah sifat anak kecil, ia bisa menerima semua di sekitarnya dengan mudah. Jika hal ini dimiliki orang dewasa terjadilah ketidakseimbangan, terlihat seperti orang tidak pintar, ya, polos bisa dikatakan tanda-tanda kebego’an karena lingkungan disekitarnya lebih tahu dan maju, lingkungan sekitarnya adalah lingkungan dewasa. Jarangnya update berita, kurangnya bergaul dengan dunia luas atau bisa dibilang kurim (kurang informasi) yang membuatnya ter- judge sebagai ‘orang polos’.
Kepolosan tidak seluruhnya bisa dikatakan sebagai kebodohan, orang polos adalah pribadi yang to the point, melakukan segala yang ada di depan mata dengan sikap riang, nothing to lose, mempunyai keinginan untuk terus belajar. Dengan jujur ia mengatakan apa yang ia ketahui, apa adanya tanpa peduli apakah itu benar atau tidak benar. Sebenarnya orang polos itu pintar karena sifatnya yang mudah menerima. Sifat mudah menerima ini bisa dikatakan pintar sebab jika dijelaskan segala sesuatu, ia cepat paham (high speed bak loading pentium core 3). Dimungkinkan karena jiwa-jiwa orang polos adalah jiwa-jiwa bersih. Seperti kata pepatah, “Ilmu itu adalah cahaya, dan cahaya senang berada di tempat-tempat yang bersih, ia akan bersinar terang, terpancar indah, dan sempurna pada tempat yang bersih.”
Orang polos menjadi seperti orang bodoh karena mudahnya ia untuk dibohongi atas ketidaktahuannya. Hanya masalah ketidaktahuan akan kebenaran yang sesungguhnya. Sedangkan orang bego’ adalah orang yang tidak tahu, Polos dan bego’ (tidak pintar) beda tipis namun polos tidak bisa dikatakan bego’ karena orang polos belum tentu bego’, dan orang bego’ pun juga belum tentu polos. Sebenarnya jika dikaji ulang sangat berbeda jauh, sifat polos itu adalah sifat positif dan bego’ itu negative. Hanya saja sering orang bilang polos itu bahasa halusnya bego’. Benarkah? Seperti yang sudah dijelaskan diatas, tergantung kita yang memahaminya dari sudut mana.

1 komentar:

Tentang Memperjuangkan